Wakil Rektor UGM, Dr Arie Sujito: KKN Pasti Membekas di Benak Mahasiswa, Apa Saja Pengabdian untuk Desa?

- 7 Juni 2023, 08:25 WIB
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat dan Alumni, Universitas Gadjah Mada,  Dr Arie Sujito menyebut KKN itu panggilan jiwa, dan bukan hanya sebagai kewajiban kuliah.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat dan Alumni, Universitas Gadjah Mada, Dr Arie Sujito menyebut KKN itu panggilan jiwa, dan bukan hanya sebagai kewajiban kuliah. /purwoko/yogyaline.com

Saat ini jumlah desa di Indonesia mencapai lebih dari 83 ribu. Dengan adanya UU No 6 tahun 2014 tentang Desa, telah mendorong percepatan pembangunan ekonomi masyarakat desa.

Dengan adanya program dana desa yang dikelola oleh pemerintah desa secara langsung.

Baca Juga: Penerimaan Mahasiwa Baru UGM Jalur Ujian Mandiri Sudah Bisa Mendaftar, Ini Syarat dan Jadwal - Lokasi Tes

"Desa mengalami perubahan dari sisi pembangunan hingga penerapan teknologi yang ada di desa. Mahasiswa KKN bisa menerapkan pengetahuan dan inovasi yang sudah dimiliki dimaknai berdasarkan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Selama di lokasi KKN, kata Ari, mahasiswa harus memiliki kemampuan beradaptasi lebih cepat untuk memahami, mendengar dan menjaga sikap toleransi dengan cara menggandeng kelompok pemuda, petani, nelayan, peternak, hingga kaum perempuan.

"Kita ingin pemuda dan  kaum perempuan bisa dijadikan mitra dalam menjalankan program yang dijalankan”.

“Kembangkan potensi yang anda miliki, KKN ini arena untuk melakukan itu. UGM akan memfasilitasi di manapun Anda untuk berproses bisa berjalan baik, mendapatkan pengalaman dalam proses pembelajaran, mendapat nilai bagus, sehat, selalu bersemangat serta saling menghormati,” pesannya.

Peneliti Health Promoting University (HPU) dr. bagas Suryo Bintoro, Ph.D, berpesan agar mahasiswa KKN selama berada di lokasi sering melakukan aktivitas fisik, olahraga dan menjaga pola makan.

Halaman:

Editor: A. Purwoko


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x