Luka di Kaki pada Penderita Kencig Manis bisa Berakibat Fatal, Simak Penjelasannya

- 16 Januari 2024, 11:42 WIB
ilustrasi_luka kaki pada penderita kencing manis.
ilustrasi_luka kaki pada penderita kencing manis. /

 

YOGYALINE – Luka pada penderita diabetes bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan benar dan tepat. Luka yang terjadi pada penderita diabetes melitus dinamakan Ulkus Diabetik.

Hal ini diakibatkan kontrol gula darah yang buruk serta kelainan saraf, kelainan pembuluh darah (vaskular) atau kombinasi keduanya.

Ulkus diabetikum adalah kondisi yang kerap dialami oleh penderita diabetes. Kondisi ini ditandai dengan munculnya luka pada kaki yang disertai munculnya cairan berbau tidak sedap dari kaki. Ulkus termasuk salah satu kompliasi diabetes yang berbahaya dan perlu sesegera mungkin ditangani oleh dokter.

Ulkus diabetikum terjadi akibat kerusakan pembuluh darah dan saraf yang disebabkan oleh tidak terkontrolnya kadar gula darah, sehingga munculnya luka.

Luka ulkus paling sering terjadi di bagian bawah ibu jari atau telapak kaki di area bagian depan. Dengan kondisi yang sudah parah, kerusakan saraf bisa  melebar atau meluas hingga ke bagian tulang sehingga dokter perlu melakukan prosedur tindakan amputasi kaki.

Sirkulasi darah ditungkai dan kaki dapat menjadi buruk dan menyebabkan

- jaringan saraf di kaki rusak, sensasi rasa sakit berkurang sehingga kaki dapat terluka tanpa penderita menyadarinya.

- nutrisi ke jaringan kaki berkurang sehingga luka sulit sembuh

- pasien beresiko untuk terjadi masalah  kaki lebih sering pada:

- usia lebih dari 40 tahun

- menggunakan beberapa bentuk tembakau ( merokok atau tembakau kunyah)

- mengalami penurunan sensasi dan aliran darah ke tungkai dan telapak kaki.

- cacat anatomis

- riwayat ulkus kaki

- amputasi sebelumnya

Baca Juga: Kenali Gejala Kencing Manis dan Langkah Mengatasi nya

Luka kecil yang tersembunyi di bawah kaki dapat cepat berkembang menjadi luka besar yang parah. Luka dan infeksi yang terlanjur parah dapat menyebabkan dilakukan amputasi kaki.

Senam kaki dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah, memperkuat otot otot kecil kaki dan mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki ( deformitas). Latihan senam kaki dapat dilakukan dengan posisi berdiri, duduk dan tidur.

Senam kaki dapat dilakukan dengan cara menggerakkan kaki dan sendi sendi kaki misalnya berdiri dengan kedua tumit diangkat, mengangkat kaki dan menurunkan kaki.

Gerakan dapat berupa gerakan menekuk, meluruskan, mengangkat memutar keluar atau kedalam. Selain itu gerakan mencengkram dan meluruskan jari jari kaki juga menjadi bagian dari senam kaki diabetes.

Latihan senam kaki diabetes dapat dilakukan setiap hari secara teratur, dimana saja. Bisa sambil bersantai bersama keluarga maupun menonton televisi. Ketika kaki terasa dingin, lakukan senam kaki diabetes.

Baca Juga: Bahaya Kencing Manis yang Tidak Terkontrol

Editor: Ucu Rahman


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x